Calon Perseorangan, Paket Senayan Mendaftar ke KPU Ende

Ende - Pasangan Servas Mario Patti dan Yohanes Nggae, atau Pasangan Senayan merupakan pasangan calon perseorangan pertama yang mendaftar dan menyerahkan dokumen dukungan ke KPU Kabupaten Ende untuk mengikuti proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan diselenggarakan pada 20 Oktober 2013 mendatang.
Pasangan calon perseorangan pertama itu menyerahkan dokumen dukungan ke KPUD setempat pada, Kamis (18/7) petang dengan membawa dokumen dukungan berupa foto copy KTP sebanyak 14 ribu lebih.
Komisioner KPU Ende, Rosario Ndai selaku Ketua Divisi Pencalonan dan Verifikasi yang dihubungi Sabtu (20/7) mengatakan, Senayan merupakan pasangan pertama dari jalur independen yang menyerahkan dokumen dukungan dari masyarakat berupa KTP, atau surat domisili dan dokumen administrasi lainnya.
Dia menjelaskan, terhadap berkas dokumen tersebut, pihak KPU langsung menerima dan melakukan penelitian dan verifikasi untuk memastikan jumlah dukungan seperti yang ditentukan yakni
13.801 foto copy KTP dukungan.
“Kita langsung lakukan penelitian untuk memastikan tidak ada pendobelan foto copy KTP atau surat keterangan domisili atau KTP yang sudah kadaluwarsa, yang sudah tidak digunakan lagi. Jika ada kami mencoretnya dan meminta tim untuk melengkapi lagi atau menambahkannya,” katanya.
Sedangkan soal verifikasi faktual, sebutnya, bukan menjadi kewenangan KPU namun menjadi kewenangan PPK dan PPS yang ada di kecamatan dan desa atau kelurahan. Disana mereka akan
mendatangi penyumbang KTP untuk menanyakan apakah benar mereka mendukung pasangan tesebut atau tidak. Jika tidak akan diberi tanda khusus untuk diserahkan ke KPU guna ditindak lanjuti.
Sementara itu bakal calon bupati dari Pasangan Senayan, Servasius Mario Patti mengatakan, pihaknya memilih jalur perseorangan karena sudah banyak pasangan lain menggunakan pintu partai.
Disamping itu, kata dia, dengan melalui pintu perseorangan atau jalur independen bisa diketahui kekuatan seperti apa dan juga ingin lebih dekat dengan masyarakat.
Untuk diketahui, sejak dibukanya pentahapan pemilukada yakni jadwal penyerahan dokumen oleh calon perseorangan, memasuki hari keempat baru satu pasangan yang datang menyerahkan dokumen
untuk diverifikasi ke KPU setempat.*** (AVI)

Sumber: moral-politik.com